::DeLaKeke::

Kenangan Harapan Cinta dan Persahabatan

Bulan Juli masih lama...

Pengen rasanya pulang ke kampung halaman di bulan Juli itu.



Ingin melepas rindu,karena sudah 4 tahun meninggalkan kampung halaman.

Ziarah di makam Bunda.



Hari-hariku, siang-malam kayaknya selalu terusik bayang-bayang tanah kelahiran yang penuh dengan kenangan suka dan duka.



Banyak hal yang ingin disiapkan mulai dari sekarang

Ngumpulin duit...



Beli tas carry( karna banyak barang yang akan di bawah pulang)..

Beli Handphone (kemaren hilang dan pengen ganti)...

Siapin oleh-oleh dari sekarang buat pulang nanti biar ngga terasa berat.



Keinginan ini belum saya sampaiin sama saudara-saudaraku

biar mereka ngga terlalu berharap, takutnya ngga jadi.

Akhirnya Aku Lulus SMU dengan nilai yang memuaskan, dan tak lama kemudian datang berita kelulusanku di salah satu sekolah terbaik di Bandung. (STT Telkom) yang kata orang, kalau sudah lulus pasti kerja di Telkom, padahal sampai sekarang saya ngga bisa keterima disana, selain nilai pas-pasan, juga persaingannya yang ketat.Disaat hari keberangkatanku Ke Bandung, dirumah diadakan acara syukuran sederhana, karena saya akan kuliah Ke Bandung., selain itu sayalah anak pertama yang akan melanjutkan studi di daerah seberang yang jauh dimata.



Oh ya…sebagai perkenalan saja, Saya tinggalnya di Sulawesi Tepatnya Sulawesi Tenggara, di daerah Kabupaten Muna (Orang biasanya menyebutnya Pulau Muna) yang letaknya di seberang Pulau Buton (penghasil Aspal itu lho…)
Tibalah waktu yang dinantikan ( soalnya ngga sabar ingin berlayar, walaupun udah ngga ada layarnya, tapi pake mesin, naik kapal laut ke Pulau Jawa). Saya diantar Ayah ke Pelabuhan di Buton (Bau-Bau), dengan naik feri, kami berdua melewatkan perjalanan tanpa ada obrolan yang memecah keheningan ditengah perjalanan, selain itu, saya dan Ayah kurang begitu dekat, dalam hal ini, kalau membicarakan lelucon atau sebagainya. Ayah Orangnya tegas dan disiplin kepada Anak-anaknya, jadi kami segan kalau ngobrol sama Ayah. Sampai di Pelabuhan Bau-Bau, kami menunggu Kapal PELNI (KM. LAMBELU) yang akan membawa saya ke Tanjung Priok Jakarta. Saya siapkan Tiket Kelas Ekonomi (Maklum orang susah yang pengen meraih cita-cita….) untuk diperiksa penjaga Pelabuhan saat mau naik Ke Kapal. Samapai kapalnya tiba, Ayah membantu mengangkat Tas saya sampai ke atas Kapal.



Sampai diatas Kapal dan mendapatkan tempat, Ayah langsung minta pamit untuk kembali ( Ayah ngga punya ongkos lagi untuk ngantar saya sampai Ke Bandung) kami Cuma berjabatan tangan tanpa ada rangkul-rangkulan seperti orang-orang yang akan berpisah, Ayah memandang saya sejenak dari jauh dengan tatapan sedih, (karena Ayah khawatir dengan keadaan di perjalanan dan tujuan saya nantinya( mungkin begitu pikirku). Setelah itu Ayah meninggalkan kapal tanpa menoleh lagi sedikitpun.



Sebelum Kapal berangkat, saya sibuk mencari teman-teman yang seangkatan yang juga Kuliah di luar Daerah ( Makassar, Surabaya, Malang, Jogyakarta, Jakarta maupun sama-sama di Bandung), Ngga lama mencari, saya sudah menemukan mereka. Ada juga yang berangkat sendiri tanpa ditemani oleh Orang Tuanya seperti saya, dan tak sedikit juga ada yang diantar oleh salah satu Orang Tuanya maupun Oleh Ayah dan Ibunya, bahkan sampai diantar oleh Kakak dan Adiknya (kalau mampu ya…ngga apa apa).

Dan kebetulan juga saya ketemu dengan seorang cewek yang pernah saya ketemu waktu saya mewakili sekolah saya mengikuti Olimpiade Fisika (IFO) waktu saya kelas 2 dan dia mewakili Sekolahnya juga. Dia orangnya sangat mencolok waktu itu, solanya dia orangnya tinggi, langsing, cakep pula. Waktu itu belum berani kenalan, ngobrol aja ngga berani (pemalu sih ..hehehe). Tapi pas dikapal saya beranikan diri untuk mulai kenalan.



Awalnya sih kenalan sama teman-teman sekolahnya yang Kuliahnya sama dengan saya, dan dia ikut kenalan juga. Kebetulan ada teman saya juga yang kuliahnya sama dengan dia ( Kedokteran UI Jakarta).
Saya ngga terlalu ingat sih nama-nama yang ajak kenalan, soalnya dipikiranku ingin kenalan sama Cewek ini aja.



Tiba giliran saya dengan dia kenalan dan menyebutkan nama masing-masing ( Rahmat – Sinta), padahal saya sudah tau namanya waktu kami ikut IFO, walupun ngga kenalan, tapi namanya sering disebut, udah gitu waktu tes dia sempat sakit perut dan seluruh ruangan pada tau.



Setelah kenalan saya lanjut ngomong “Kayaknya kita pernah ketemu, kalau ngga salah waktu kita kelas 2, sama-sama ikut IFO” langsung di jawab oleh dia “Oh iya, kok saya ngga inggat”, terang aja waktu itu saya biasa-biasa saja dan sampai sekarang, ngga ada yang istimewa dari diri saya. Sejak kenalan itu, kami berdua mulai dekat, sering ngobrol berdua, tapi sudah ngga ingat lagi, ngobrol apaan.



Oh yaa… waktu itu khan Tahun 1998, dan waktu di dalam perjalanan di kapal, ada Acara Pembukaan Piala Dunia, ( di dalam Kapal ada TV juga lho…) dan dengan alasan pengen nonton, soalnya udah ngga ada bahan obrolan lagi. Ehh… ternyata dia ikut nonton juga, udah gitu kakanya yang Cewek ikut juga lagi. Dipikiranku kok ada cewek yang suka Bola juga ya? Tapi ternyata dia Cuma menemanin saya nonton aja…



Sampai di Tanjung Priok saya berpisah dengan dia.
Dan sampai saya menyelesaikan studi di Bandung , dan selama 6 tahun saya ngga pernah kontak sama dia (waktu itu belum ada HP jadi ngga ada namanya tukar-tukaran Nomor).


Dan belum lama ini saya dapat nomornya dari teman saya yang berasal dari Buton (Bau-Bau).


Kemudian Saya sms dia, apakah masih ingat denga saya yang waktu itu ketemu dan kenalan di kapal, ternyata dia masih ingat, dan kemarin pas Lebaran saya sms-an sama dia lagi, dan saya bilang bulan Juni nanti saya akan ketemu dia di Kendari sekalian ziarah di makam Bunda, ketemu Ayah, dan Adik-adiku, udah 4 tahun ngga ketemu mereka


Akhirnya Indonesia Menang juga atas Vietnam, walaupun dengan skor tipis 1-0, setelah dua pertandingaan terakhir Cuma bisa beramain seri. Mudah-mudahan bisa jadi juara, walaupun itu sangat mustahil, sekitar 25 % kaleee


Kasihan juga sih melihat tim Indonesia, yang dulunya disegani di Asia Tenggara, mulai hilang ketangguhannya. Ditambah lagi dengan di skorsingnya Pemain Muda Berbakat Boaz Solossa , akibat penganiayaan terhadap Wasit.


Perlu juga kita berpikir, apa karena Pemain kita yang tidak bisa mengendalikan Emosi atau memang watak orang Indonesia yang mudah terpancing.

Tapi kalau menurut saya sih, karena kinerja wasit aja yang belum sempurna, sehingga tim yang merasa dirugikan tidak bisa menerima. Kalau maua aman ya…wasitnya harus tegas, biar pemain bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya, jadi tidak terpecah pikirannya kalau lagi bermain, karena kinerja wasit yang kurang baik.
Tapi ….khan Wasit juga manusia, yang punya keterbatasan dalam segala hal, yaitu stamina, jadi wasitnya bingung antara menjadi pengadil dan mengatur napas yang udah mau habiss.


Oh ya… ada juga lho yang mengusulkan supaya wasitnya diganti oleh alat Bantu teknologi, tapi koq masih juga ditolak ya??? Alasannya Sepak Bola Olahraga yang manusiawi…, dimana manusiawinya kalau kayak gitu terus masih ada tim yang selalu menyalahkan wasit.


Coba kalau pake alat, khan yang dianiaya Alatnya..trus bisa diganti
Kalau manusia… lalu mati atau cacat, siapa yang hidupin anak istrinya????
Ini kejadian bukan terjadi di Indonesia saja lho, banyak di belahan dunia lain yang katanya masih menjunjung fair play, punya masalah juga kayak gini, tapi aksi penganiayaan terhadap wasit agak kurang, yang ada kritikan yang ngga enak juga di dengar dikuping.


Sampai kapan Hal ini bisa berakhir??? Kita tunggu saja.
Mudah-mudahan Indonesia bisa bangkit lagi. Hidup PSSI walaupun Ketuanya masi dalam Sel Tahanan, kasian juga ya…udah ngga maju-maju Persepakbolaan Indonesia, Ketuanya masuk Bui pula…

Akhirnya Selesai juga Buat Tampilan Blog, walaupun agak sederhana, tapi cukup buat saya, yang selama ini pengen buat sendiri, walaupun css dan html nya masih copy paste, tapi Ctl+C dan Ctr+V nya udah lumayan ngga banyak lagi, cuman karena malas ngetiknya aja, jadi ngopy trus edit, lalu paste deh.


Tapi kalau tampilannya ide sendiri buatnya pake Photoshop, dimana tempat postingnya ada garis bukunya biar nostalgia waktu sekolah dulu, dimana kalau nyatat pasti di buku yang ada garisnya, soalnya kalau nyatat dikertas yang ngga ada garisnya suka mencong atas kebawah atau sebaliknya, hik hik hik.


Aku Pilih Warna Hijau, soalnya selain aku suka sama warna ini, juga menandakan kehidupan yang sederhana, muda dan bersemangat, selain itu memberikan kehidupan bagi sekitarnya, sok berfilsafat bangeeet sihhhhhh, padahal biasa aja tuhhh

Ibunda...
Di tirai pagi kubersandar pada dinding kesedihan
Di senandung alam kuberbaring pada rajutan kerinduan

Ibunda...
Telah jauh jarak antara kutub-kutub tubuh kita
Membentang kerinduan didalam anak-anak sungai diujung mata kita

Ibunda...
Coba kukumpulkan keindahan dunia untuk ganti hadirmu
Coba kupilah yang terbaik untuk isi kerinduanku

Tapi bunda...
Dunia takkan mampu menggantikanmu
Pilahan yang terbaik takkan lagi coba kuisi dalam rinduku

Dunia...ah apalah arti dunia ketika surgapun ditelapak kakimu
Menopang segala yang ada ditubuh, hati dan luangan kasih sayangmu
Hingga begitu indah setiap detik dalam rahimmu
Hingga begitu indah setiap detik dalam gendonganmu
Hingga begitu indah setiap detik dalam pangkuanmu
Hingga derita kau rasa indah demi anandamu

Lalu...kenapa hanya rindu yang ananda punya untuk ibunda

Tidak bunda...
Rindu ini hadir dalam Doa anandamu
Agar surga selalu hadir untukmu
Bukan hanya ditelapak kakimu

Kata-katamu, impianmu, dan pemikiranmu
Memiliki kekuatan untuk menciptakan
Kondisi dalam hidup kamu
Apa yang kamu katakan.
Itu yang kamu dapatkan
Jika kamu selalu mengatakan kamu tidak tahan
dengan pekerjaanmu,
Kamu mungkin akan kehilangan pekerjaanmu
Jika kamu selalu mengatakan kamu tidak tahan
dengan badanmu,
Kamu mungkin akan sakit
Jika kamu selalu mengatakan kamu tidak suka
mobilmu,
Kamu mungkin akan kecurian atau mobilmu tidak
bisa bergerak
Jika kamu selalu mengatakan kamu kalah, tebak
apa yang terjadi??????
Kamu akan selalu kalah
Jika kamu selalu mengatakan kamu tidak bisa
mempercayai laki-laki atau perempuan,
Kamu akan selalu menemukan dalam hidupmu
seseorang yang menyakiti dan mengkhianati
dirimu.
Jika kamu selalu mengatakan kamu tidak bisa
mendapatkan pekerjaan,
Kamu akan selalu menjadi pengangguran
Jika kamu selalu mengatakan kamu tidak akan
pernah bisa menemukan seseorang untuk
mencintaimu atau mempercayaimu,
Pemikiranmu akan lebih menarik pengalaman-
pengalaman untuk membenarkan apa yang kamu
percayai.
Jika kamu selalu mengatakan tentang perceraian
atau pemutusan hubungan,
Maka kamu akan berakhir dengan itu.
Rubahlah pemikiranmu dan perbincanganmu ke hal
yang lebih positif dan dan disertai kekuatan takdir,
harapan, cinta, dan tindakan.
Jangan takut untuk mempercayai untuk
mendapatkan apa yang kamu inginkan dan
harapkan.
Hati-hatilah dengan pemikiranmu
Mereka menjadi perkataan
Hati-hatilah dengan perkataanmu,
Mereka akan menjadi tindakan
Hati-hatilah dengan tindakanmu,
Mereka akan menjadi kebiasaan
Hati-hatilah dengan kebiasaanmu,
Mereka akan menjadi karakter
Hati-hatilah dengan karaktermu
Karena itu akan menjadi takdirmu
Dalam setiap menit kamu melakukan kurang dari
yang kamu harapkan,
Kamu akan mendapatkan lebih kurang dari yang
kamu lakukan
Dalam pencarian dirimu, kamu akan menemukan
kebenaran
Dalam pencarian kebenaran, kamu menemukan
cinta
Dalam pencarian cinta, kamu menemukan
kehidupan
Dalam pencarian kehidupan, kamu menemukan
kekuatan TUHAN

Akhirnya puasa yang dinantikan mulai di jalankan, 1 Ramadhan jatuh pada hari ini

walaupun makan sahur tadi, kurang enak, tapi tidak mengurangi makna puasa yang dijalankan, mudah-mudahab an di hari pertama ini, Allah menerima puasa saya..Amieeennnn

Hari ini juga saya menerima email dari saudara saya (Boi) Dia menceritakan keadaan di sana (Sulawesi), sedih juga sih, soalnya di sana kemarin-kemarin ada masalah yang menimpa mereka, mungkin ngga kuceritakan di sini

Mereka mendoakan saya di sini agar selalu sehat selalu, mudah-mudahan mereka juga di sana tetap dalam lindungan-Nya



Membaca email Boi, jadi kepingin pulang nih di Sulawesi, tapi apa boleh buat, tak ada ongkos buat pulang ke sana sih, hehehehe

Nantilah kalau ada duit lebih, saya akan pulang juga nantinya

Di tunggu/ di antos aja ya..

Ngga Terasa ya, Ramadhan udah datang lagi, Puji syukur kepada Allah SWT, masih mempertemukan kita dengan Ramadhan Tahun ini, karena kita nggak tahu, apakah esok kita masih berjumpa dengan Ramadhan Lagi

Mudah-mudahan di Bulan yang penuh berkah ini kita , selalu diberi Hidayah dan Karuniahnya, serta kesehatan mental dan fisik dalam menjalankan Perintahnya, sehingga kita termasuk orang-orang yang tidak merugi.

Buat Ayah, Tante, Saudara-saudaraku ( Iman, Boi, Ira, Ure, Dita,..) Selamat Menunaikan Puasa ya..

Buat Bunda.. Semoga dilampangkan Oleh Allah dan di jauhi dari Siksa Kubur, Amieennn

Buat Teman-Teman dan SahabatKu yang ngga bias saya sebutin satu-satu..

Apa mau disebut juga??? Okelah tapi kalau lewat mohon di maafin ya sampai lebaran nanti:

Ronald, Awank, Ijab, Wiwin, La Poro,Ali, Ascid, Munzir, Tola, Bulah, Izar,Buchan,Willi,Isnal, Anto,Nanda, Sylvie, Alin, Popi, Yani, Eva, Happy, Linda, Maya, Cici, Winda, Melinda, Dian 1,2, UMMY, Lili, Ayu 1,2, Cicik, Tutu,Acha, Siti, Lela, Apeng, Iphenk, Erik, aduhh siapa lagi ya????

Selamat Menunaikan ibadah puasa aja yaaa

About this blog

My Profile

Foto saya
Selami hatiku, maka engkau tau siapa diriku
Tapi Engkau tak kan tenggelam karnanya
Diriku hanyalah genangangan yang tak menghanyutkan
Baik Buruk tak perlu kau tanyakan kepadaku
Tapi aku berusaha menunjukannmu
Kata-kata diatas, Kata Kerikil doang yang ga ada artinya

My Status fb

Diberdayakan oleh Blogger.