::DeLaKeke::

Kenangan Harapan Cinta dan Persahabatan

Sekitar jam 7 malam, teman datang (Buchan) mo ngasih tau kalau mau maen futsal jam 01:00 dinihari.Lawannya anak-anak D3 Elektro 2003

Ya ampun....mana belum siap lagi. Bayangin aja, maennya jam 1 lagi, mana semalam juga begadang.

Bisa- bisa badan tinggal tulang.

Tapi apa boleh buat karna udah ngga maen futsal selama sebulan, akhirnya dibela-belain juga tuh main.


Jam 12 teman-teman kostan udah siap-siap, tapi ada juga yang sempat-sempatnya nonton Acara Fenomena yang ditayangin di Trans TV, yang mengungkap seks bebas di negeri Belanda. trus ada teman yang ngomong, kalau nonton yang begituan bakalan kalah nantinya kalau maen futsal.

Langsung deh... disambut ketawa sama semua anak kostan.


Tapi sebelum berangkat, Cahyo ama Ari nyari motor, buat anak-anak yang lain, biar semaua anak kostan terangkut semua..hehehehe. Lama ditunggu..belum nongol-nongol juga, sampai si erik di buat kesal, soalnya motornya yang dipake buat nyari motor pinjaman yang lain. Setelah itu ngga dapat pula motor yang mo dipake. Tapi untungnya lawan kami nyusul kekostan dan ada yang kosong tumpangannya, jadilah semua bisa terangkut


Pas mo berangkat dan motor yang saya tumpangin ngga mau hidup, akhirnya acara dorong jadi awal pemanasan.

Ditengah perjalanan00 ke Lapangan Futsal (Gedung BSD di Riung) hujan rintik-rintik, untungnya hujan derasnya pas waktu sore hari. jadi cuma basah dikit.

Tiba di Lapangan teman-teman kostan ama lawan kami udah siap-siap dan me0lakukan pemanasan.


Waktu permainan berlangsung, ada kejadian lucu juga kasar.

Kejadian lucunya pas Ari mau nendang Bola, Bolanya ngga kena malah dia jatuh dengan pantat yang duluan,kalain bisa bayangin ngga kalau badan bulat jatuh denga pantat duluan? hahaha
Sampai-sampai si Adit ngga bisa nahan Tawanya yang lebar dan lepas.

Kejadian Kasarnya, si Anto kena Sikut sampai dadanya berdarah, tapi ngga sampai berantem.
Sampai selesai skornya 9-6, dengan kemenangan Kostan Kami, saya cuman buat 2 gol.


Pulang kekostan, hujan (rintik -rintik) masih belum reda. Dan tiba dikostan langsung terkapar di tempat tidur.

Jam 9 pagi bangun, karena ada sms dari teman dan perut juga udah lapar.Seluruh badan dari kaki sampai kepala pegal semua.
Setelah bangun, cuci muka trus cari makan di warung Mc Dunk (Mang Adung), selesai makan tidur lagi dan bangun jam 2 siang.

Setelah bangun trus mandi dan ke warung beli telur buat di rebus, soalnya anak-anak kostan punya tradisi makan telur rebus, biar badan besar katanya( soalnya pada kurus-kurus sih...hehehe)


Jam 3 langsung ke warnet...


Hari ini merupakan HariMu Bunda....

Apa Yang bisa Ananda berikan padamu Bunda.....?

Cuma doa yang ananda punya untukmu

Ngga ada lagi yang ananda bisa berikan

Walaupun ada.. Bunda ngga mungkin bisa menerimanya

Karna Bunda udah tenang di sana

Di sisi-Nya

Tapi...bukan hari ini saja Bunda

Semua hari merupakan hariMu buat Ananda

Aku Tau Kau Membeciku

Aku Tau Kau Ingin Menghindariku



Disaat tiba-tiba kita berjumpa

Kau paksakan untuk menyapa

Agar seolah-olah tidak terjadi apa-apa



Itu bukan perkiraan semataku

Kar'na Pernah Ku pura-pura gak melihatmu

Kau cepat-cepat menghidariku

Agar ku Tak melihatmu

Pikirmu......



Jangan pernah membelokan langkah..

Disaat tak terduga

Karena Setiap Langkah

Mengikuti irama perencanaan

Akan kuberikan hati ini padamu

Tetapi hati ini bukan buatmu saja

Dikarenakan aku seolah-olah memberikan segalanya padamu

Dan tidak habis karena olehmu



Kuberikan hatiku kepada semuanya

Sampai Kudapatkan tempat yang pasti

Entah sampai Kapan

Akan kulakukan



Walau Waktu semakin lama

Ku Tak akan Berputus Asa

Janganlah Senang dengan keadaan ini

Karena Kubegini



Takutlah bahwa

Mungkin tidak ada tempat yang cocok

Buat cinta-cinta yang mengetuk

Jika kau tidak berani membukanya



Pandanglah Dunia

Dengan kebesaran jiwamu

Jangan tertutup oleh pikiranmu

Yang bedasarkan Logika






Buat seseorang: Semoga Engkau Mengerti

Bulan Juli masih lama...

Pengen rasanya pulang ke kampung halaman di bulan Juli itu.



Ingin melepas rindu,karena sudah 4 tahun meninggalkan kampung halaman.

Ziarah di makam Bunda.



Hari-hariku, siang-malam kayaknya selalu terusik bayang-bayang tanah kelahiran yang penuh dengan kenangan suka dan duka.



Banyak hal yang ingin disiapkan mulai dari sekarang

Ngumpulin duit...



Beli tas carry( karna banyak barang yang akan di bawah pulang)..

Beli Handphone (kemaren hilang dan pengen ganti)...

Siapin oleh-oleh dari sekarang buat pulang nanti biar ngga terasa berat.



Keinginan ini belum saya sampaiin sama saudara-saudaraku

biar mereka ngga terlalu berharap, takutnya ngga jadi.

Akhirnya Aku Lulus SMU dengan nilai yang memuaskan, dan tak lama kemudian datang berita kelulusanku di salah satu sekolah terbaik di Bandung. (STT Telkom) yang kata orang, kalau sudah lulus pasti kerja di Telkom, padahal sampai sekarang saya ngga bisa keterima disana, selain nilai pas-pasan, juga persaingannya yang ketat.Disaat hari keberangkatanku Ke Bandung, dirumah diadakan acara syukuran sederhana, karena saya akan kuliah Ke Bandung., selain itu sayalah anak pertama yang akan melanjutkan studi di daerah seberang yang jauh dimata.



Oh ya…sebagai perkenalan saja, Saya tinggalnya di Sulawesi Tepatnya Sulawesi Tenggara, di daerah Kabupaten Muna (Orang biasanya menyebutnya Pulau Muna) yang letaknya di seberang Pulau Buton (penghasil Aspal itu lho…)
Tibalah waktu yang dinantikan ( soalnya ngga sabar ingin berlayar, walaupun udah ngga ada layarnya, tapi pake mesin, naik kapal laut ke Pulau Jawa). Saya diantar Ayah ke Pelabuhan di Buton (Bau-Bau), dengan naik feri, kami berdua melewatkan perjalanan tanpa ada obrolan yang memecah keheningan ditengah perjalanan, selain itu, saya dan Ayah kurang begitu dekat, dalam hal ini, kalau membicarakan lelucon atau sebagainya. Ayah Orangnya tegas dan disiplin kepada Anak-anaknya, jadi kami segan kalau ngobrol sama Ayah. Sampai di Pelabuhan Bau-Bau, kami menunggu Kapal PELNI (KM. LAMBELU) yang akan membawa saya ke Tanjung Priok Jakarta. Saya siapkan Tiket Kelas Ekonomi (Maklum orang susah yang pengen meraih cita-cita….) untuk diperiksa penjaga Pelabuhan saat mau naik Ke Kapal. Samapai kapalnya tiba, Ayah membantu mengangkat Tas saya sampai ke atas Kapal.



Sampai diatas Kapal dan mendapatkan tempat, Ayah langsung minta pamit untuk kembali ( Ayah ngga punya ongkos lagi untuk ngantar saya sampai Ke Bandung) kami Cuma berjabatan tangan tanpa ada rangkul-rangkulan seperti orang-orang yang akan berpisah, Ayah memandang saya sejenak dari jauh dengan tatapan sedih, (karena Ayah khawatir dengan keadaan di perjalanan dan tujuan saya nantinya( mungkin begitu pikirku). Setelah itu Ayah meninggalkan kapal tanpa menoleh lagi sedikitpun.



Sebelum Kapal berangkat, saya sibuk mencari teman-teman yang seangkatan yang juga Kuliah di luar Daerah ( Makassar, Surabaya, Malang, Jogyakarta, Jakarta maupun sama-sama di Bandung), Ngga lama mencari, saya sudah menemukan mereka. Ada juga yang berangkat sendiri tanpa ditemani oleh Orang Tuanya seperti saya, dan tak sedikit juga ada yang diantar oleh salah satu Orang Tuanya maupun Oleh Ayah dan Ibunya, bahkan sampai diantar oleh Kakak dan Adiknya (kalau mampu ya…ngga apa apa).

Dan kebetulan juga saya ketemu dengan seorang cewek yang pernah saya ketemu waktu saya mewakili sekolah saya mengikuti Olimpiade Fisika (IFO) waktu saya kelas 2 dan dia mewakili Sekolahnya juga. Dia orangnya sangat mencolok waktu itu, solanya dia orangnya tinggi, langsing, cakep pula. Waktu itu belum berani kenalan, ngobrol aja ngga berani (pemalu sih ..hehehe). Tapi pas dikapal saya beranikan diri untuk mulai kenalan.



Awalnya sih kenalan sama teman-teman sekolahnya yang Kuliahnya sama dengan saya, dan dia ikut kenalan juga. Kebetulan ada teman saya juga yang kuliahnya sama dengan dia ( Kedokteran UI Jakarta).
Saya ngga terlalu ingat sih nama-nama yang ajak kenalan, soalnya dipikiranku ingin kenalan sama Cewek ini aja.



Tiba giliran saya dengan dia kenalan dan menyebutkan nama masing-masing ( Rahmat – Sinta), padahal saya sudah tau namanya waktu kami ikut IFO, walupun ngga kenalan, tapi namanya sering disebut, udah gitu waktu tes dia sempat sakit perut dan seluruh ruangan pada tau.



Setelah kenalan saya lanjut ngomong “Kayaknya kita pernah ketemu, kalau ngga salah waktu kita kelas 2, sama-sama ikut IFO” langsung di jawab oleh dia “Oh iya, kok saya ngga inggat”, terang aja waktu itu saya biasa-biasa saja dan sampai sekarang, ngga ada yang istimewa dari diri saya. Sejak kenalan itu, kami berdua mulai dekat, sering ngobrol berdua, tapi sudah ngga ingat lagi, ngobrol apaan.



Oh yaa… waktu itu khan Tahun 1998, dan waktu di dalam perjalanan di kapal, ada Acara Pembukaan Piala Dunia, ( di dalam Kapal ada TV juga lho…) dan dengan alasan pengen nonton, soalnya udah ngga ada bahan obrolan lagi. Ehh… ternyata dia ikut nonton juga, udah gitu kakanya yang Cewek ikut juga lagi. Dipikiranku kok ada cewek yang suka Bola juga ya? Tapi ternyata dia Cuma menemanin saya nonton aja…



Sampai di Tanjung Priok saya berpisah dengan dia.
Dan sampai saya menyelesaikan studi di Bandung , dan selama 6 tahun saya ngga pernah kontak sama dia (waktu itu belum ada HP jadi ngga ada namanya tukar-tukaran Nomor).


Dan belum lama ini saya dapat nomornya dari teman saya yang berasal dari Buton (Bau-Bau).


Kemudian Saya sms dia, apakah masih ingat denga saya yang waktu itu ketemu dan kenalan di kapal, ternyata dia masih ingat, dan kemarin pas Lebaran saya sms-an sama dia lagi, dan saya bilang bulan Juni nanti saya akan ketemu dia di Kendari sekalian ziarah di makam Bunda, ketemu Ayah, dan Adik-adiku, udah 4 tahun ngga ketemu mereka


Akhirnya Indonesia Menang juga atas Vietnam, walaupun dengan skor tipis 1-0, setelah dua pertandingaan terakhir Cuma bisa beramain seri. Mudah-mudahan bisa jadi juara, walaupun itu sangat mustahil, sekitar 25 % kaleee


Kasihan juga sih melihat tim Indonesia, yang dulunya disegani di Asia Tenggara, mulai hilang ketangguhannya. Ditambah lagi dengan di skorsingnya Pemain Muda Berbakat Boaz Solossa , akibat penganiayaan terhadap Wasit.


Perlu juga kita berpikir, apa karena Pemain kita yang tidak bisa mengendalikan Emosi atau memang watak orang Indonesia yang mudah terpancing.

Tapi kalau menurut saya sih, karena kinerja wasit aja yang belum sempurna, sehingga tim yang merasa dirugikan tidak bisa menerima. Kalau maua aman ya…wasitnya harus tegas, biar pemain bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya, jadi tidak terpecah pikirannya kalau lagi bermain, karena kinerja wasit yang kurang baik.
Tapi ….khan Wasit juga manusia, yang punya keterbatasan dalam segala hal, yaitu stamina, jadi wasitnya bingung antara menjadi pengadil dan mengatur napas yang udah mau habiss.


Oh ya… ada juga lho yang mengusulkan supaya wasitnya diganti oleh alat Bantu teknologi, tapi koq masih juga ditolak ya??? Alasannya Sepak Bola Olahraga yang manusiawi…, dimana manusiawinya kalau kayak gitu terus masih ada tim yang selalu menyalahkan wasit.


Coba kalau pake alat, khan yang dianiaya Alatnya..trus bisa diganti
Kalau manusia… lalu mati atau cacat, siapa yang hidupin anak istrinya????
Ini kejadian bukan terjadi di Indonesia saja lho, banyak di belahan dunia lain yang katanya masih menjunjung fair play, punya masalah juga kayak gini, tapi aksi penganiayaan terhadap wasit agak kurang, yang ada kritikan yang ngga enak juga di dengar dikuping.


Sampai kapan Hal ini bisa berakhir??? Kita tunggu saja.
Mudah-mudahan Indonesia bisa bangkit lagi. Hidup PSSI walaupun Ketuanya masi dalam Sel Tahanan, kasian juga ya…udah ngga maju-maju Persepakbolaan Indonesia, Ketuanya masuk Bui pula…

Akhirnya Selesai juga Buat Tampilan Blog, walaupun agak sederhana, tapi cukup buat saya, yang selama ini pengen buat sendiri, walaupun css dan html nya masih copy paste, tapi Ctl+C dan Ctr+V nya udah lumayan ngga banyak lagi, cuman karena malas ngetiknya aja, jadi ngopy trus edit, lalu paste deh.


Tapi kalau tampilannya ide sendiri buatnya pake Photoshop, dimana tempat postingnya ada garis bukunya biar nostalgia waktu sekolah dulu, dimana kalau nyatat pasti di buku yang ada garisnya, soalnya kalau nyatat dikertas yang ngga ada garisnya suka mencong atas kebawah atau sebaliknya, hik hik hik.


Aku Pilih Warna Hijau, soalnya selain aku suka sama warna ini, juga menandakan kehidupan yang sederhana, muda dan bersemangat, selain itu memberikan kehidupan bagi sekitarnya, sok berfilsafat bangeeet sihhhhhh, padahal biasa aja tuhhh

About this blog

My Profile

Foto saya
Selami hatiku, maka engkau tau siapa diriku
Tapi Engkau tak kan tenggelam karnanya
Diriku hanyalah genangangan yang tak menghanyutkan
Baik Buruk tak perlu kau tanyakan kepadaku
Tapi aku berusaha menunjukannmu
Kata-kata diatas, Kata Kerikil doang yang ga ada artinya

My Status fb

Diberdayakan oleh Blogger.